Aksi Kolaborasi untuk Keberlanjutan KB

Aksi Kolaborasi untuk Keberlanjutan KB

-Pertemuan Pembelajaran Program Keluarga Berencana AFP & ICMM 2016-

Tahun ini program AFP (Advance Family Planning) dan ICMM (Improving Contraceptive Method Mix) yang dilaksanakan oleh Yayasan Cipta Cara Padu (YCCP) kembali mengadakan pertemuan pembelajaran yang akan diadakan pada 1-2 Juni 2016, di Hotel Golden Tulip, Mataram, Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Agak berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, pelaksanaan pertemuan pembelajaran 2016 kali ini YCCP bekerja sama dengan Provincial Working Group (PWG) NTB. Diisi dengan berbagai acara yang menarik dengan tampilan materi interaktif serta akan disampaikan oleh para narasumber yang kompeten di bidangnya, pertemuan ini menjadi ajang berbagi pengalaman dan informasi tentang perkembangan program KB di Indonesia, khususnya dari 13 Kab/Kota yang menjalankan program AFP dan ICMM.

Pada tahun ini tema yang diambil ialah “Aksi Bersama untuk Keberlanjutan Pembangunan Keluarga

Berencana’’ dengan harapan pertemuan kali ini bisa menambah semangat semua pihak untuk saling berkerjasama dan bergandengan tangan demi kesuksesan dan keberlanjutan pembangunan program keluarga berencana. Dalam kesempatan ini, 13 Walikota/Bupati peduli KB akan memperkuat komitmennya untuk menjadikan KB sebagai program prioritas pembangunan daerah.

Dalam sambutannya, Ketua YCCP, Sugiri Syarief, memaparkan tentang perkembangan program AFP dan ICMM di Indonesia yang begitu membanggakan. “Berbagai pembelajaran, capaian , tantangan, dan rencana keberlanjutan program KB akan dipaparkan dan dibahas secara rinci dalam sharing meeting 2016 ini. Harapannya, bukan hanya mendapatkan banyak informasi saja, namun para peserta juga akan bertambah semangat untuk bersama-sama mendukung kesuksesan program KB di Indonesia,” lanjutnya.

Dengan semangat kolaborasi dan menyatukan semua pihak untuk mendukung program KB, maka pada kesempatan kali ini kami mengundang lebih banyak pihak, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, swasta, lembaga donor, LSM, komunitas, tokoh agama, hingga tokoh masyarakat dan media massa dengan jumlah hingga 200 orang untuk mengadiri acara dan berdiskusi bersama. Bahkan, bukan hanya itu beberapa dari mereka juga akan menjadi narasumber pada berbagai sesi yang menarik nanti. Keterlibatan semua pihak ini diharapkan dapat meningkatkan dukungan untuk keberlanjutan program KB yang lebih baik, sehingga kedepannya permasalahan kependudukan dan KB yang ada di Indonesia bisa teratasi.

Laporan World Population Prospect PBB memprediksi bahwa populasi dunia akan mencapai 8,5% pada tahun 2030 dan 9,7 miliar pada 2050. Yang mencengangkan, Indonesia merupakan salah satu dari 10 negara penyumbang populasi dunia terbesar. Sementara, data SDKI (Survey Demografi dan Kesehatan) 2012 menunjukkan, angka total kelahiran (TFR/Total Fertility Rate) masih cukup tinggi yaitu sebesar 2,6. Angka itu menunjukkan bahwa wanita di Indonesia rata-rata melahirkan 2,6 anak selama hidupnya. Kondisi ini sungguh memprihatinkan karena berisiko menyebabkan baby boom atau angka kelahiran bayi yang sangat tinggi.

Dari Talkshow Kepala Daerah Hingga Perlombaan Poster

Seperti yang disampaikan diatas bahwa pertemuan pembelajaran kali ini akan dimeriahkan dengan berbagai acara menarik yaitu gala dinner, talkshow 13 kepala daerah, penandatanganan komitmen bupati/walikota, diskusi panel, hingga presentasi tunggal yang akan menampilkan cerita dari beberapa daerah tentang upaya mereka dalam membumikan program KB

Untuk sesi talkshow akan mengulas komitmen kepala daerah dan keberhasilan pemerintah daerah terhadap program KB di wilayahnya masing-masing, dimana Talkshow ini akan dipandu oleh presenter ternama Muhammad Farhan. Selain itu, kegiatan pertemuan ini juga akan dimeriahkan oleh penyerahan penghargaan kepada kepala daerah dan juga diisi dengan perlombaan poster KB kabupaten/kota.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *