BKKBN dan TNI Bersama Sukseskan Program KB Nasional

BKKBN dan TNI Bersama Sukseskan Program KB Nasional

Bandung, 12/11/2012- Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) bersama Tentara Nasional Indonesia akan terus melakukan kerjasama demi suksesnya program KB Nasional.

Hal ini diungkapkan  Plt Kepala BKKBN Subagyo pada acara Pertemuan Evaluasi Nasional Bakti Sosial KB-Kesehatan, kerja sama BKKBN dengan TNI tahun 2012 dalam rangka percepatan pelaksanaan Revitalisasi Program KB Nasional di Bandung, Jawa Barat, Senin (12/11/12) malam.

Menurut Subagyo, Kerja sama akan terus dilanjutkan karena TNI sangat berperan dalam membangun menyukseskan progam KB.

Sejalan dengan Subagyo, Kepala Pusat Kesehatan TNI,  Dedy Achdiat mengemukakan bahwa dalam pelaksanaan pelayanan KB melalui baksos TNI KB, merupakan komitmen TNI untuk berbakti kepada negara. Apapun fasilitas yang dimiliki TNI siap digunakan untuk pelayanan KB.

Saat ini saja TNI menyiapkan banyak rumah sakit, mulai dari RS AL, AD, AU untuk  melaksanakan pelayanan KB. Total rumah sakit yang sudah melayani KB sekitar 150 buah, dengan  tenaga dokter sebanyak 700 – 800 dokter.

“Komitmen TNI tidak hanya bakti sosial saja. Pengalaman yang terjadi di masyarakat, Babinsa yg menjadi bagian dari TNI, juga berperan sebagai  PLKB untuk  membantu kekurangan PLKB sekarang,”lanjutnya.

Hanya saja, Dedy mengatakan dalam pelaksanaannya masih banyak kendala terutama dalam mengubah mindset masyarakat yg menganggap bahwa anak tidak perlu dibatasi. Hal ini menjadi tantangan bagi TNI untuk meyakinkan masyarakat, bahwa program Keluarga Berencana sangat penting bagi keluarga disamping menjaga jarak antar kelahiran, juga untuk  kesejahteraan keluarga dan dan menghasilkan manusia berkualitas.

Subagyo menambahkan, kendala yang terjadi dalam kerja sama yang dilakukan oleh BKKBN-TNI justru mampu memberikan banyak inovasi dalam pelaksanaan program.

Kerjasama selama tiga tahun ini, telah berhasil memberikan semangat kepada berbagai pihak termasuk para penentu kebijakan dan media massa serta masyarakat untuk bangkit dan menggairahkan kembali citra program KB, yang sebelumnya mengalami masa-masa suram dan kurang menguntungkan,” ujar Subagyo.

BKKBN berharap kedepannya  jajaran TNI terus membantu melakukan penyuluhan dan penggerakan program KB seperti yang telah dilakukan secara optimal saat ini di beberapa daerah.

Harapannya dapat dimulai dengan Asrama TNI difasilitasi pembentukkan kelompok-kelompok kegiatan Bina Keluarga Balita (BKB), Pusat Informasi dan Konseling (PIK) Remaja dan Pos-Pos kegiatan KB dengan meningkatkan peranan tenaga kader para istri prajurit, sehingga menjadi contoh bagi masyarakat sekitarnya.

Selain itu, Pelatihan  bagi tenaga medis di lingkungan fasilitas pelayanan kesehatan TNI Untuk mengembangkan program pendekatan pelayanan kepada sasaran KB akan juga terus dilakukan.

Sumber : Siaran Pers BKKBN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *