BKKBN Jatim gandeng DMI dan FAPSEDU Sosialisasikan Isu-Isu Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga

Islamic center Surabaya, 30 September 2019, Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur mengadakan kegiatan Pertemuan Sosialisasi Pedoman dan Materi Pendidikan Kependudukan Kepada Mitra Kerja yang dihadiri oleh Pengurus DMI Provinsi Jawa Timur, DMI Kabupaten/Kota Se-Jawa Timur, Pengurus FAPSEDU Provinsi Jawa Timur dan Kabupaten Pamekasan sejumlah 65 orang.

Dewan Masjid Indonesia (DMI) adalah organisasi tingkat nasional dengan tujuan untuk mewujudkan fungsi masjid sebagai pusat ibadah, pengembangan masyarakat, dan persatuan umat. Sebagai organisasi kemasyarakatan yang memiliki cabang di Kabupaten/Kota, Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur menggandeng DMI yang memiliki potensi besar sebagai wahana mencerdaskan umat terutama mengenai isu-isu Kependudukan yang bersifat lokal, nasional maupun global.

Yenrizal Makmur, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur menegaskan bahwa, KB kita sekarang tidak sama dengan KB saat ini, bahwa sasaran garapan kita adalah Isu-Isu tentang Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga. Jawa Timur berada pada era Bonus Demografi dan penduduk sudah tumbuh seimbang. Namun IPM kita masih tertinggal, sensus 2010, 30% penduduk tidak tamat SD maka bersama dengan DMI dan FAPSEDU yang dekat dengan masyarakat mohon untuk turut serta mensosialisasikan Isu-Isu Kependudukan penguatan kepada meuwujudkan keluarga yang berkualitas melalui dakwah-dakwah yang dilakukan selama ini.

“Selanjutnya isu stunting dan Pendewasaan Usia Perkawinan juga dititipkan sebagai isu utama untuk ditindaklanjuti bersama. Serta kami sampaikan juga sebagai pedoman Advokasi dan sosialisasi berupa Buku Khutbah Jum’at Membentuk Keluarga Paripurna Di Era Millenial”, ungkapnya.

M. Roziqi, Ketua DMI Provinsi Jawa Timur, menyampaikan bahwa sosialisasi Program KKBPK adalah sesuatu yang harus diperjuangkan bersama agar kesejahteraan masyarakat Jawa Timur semakin berkualitas. Untuk penggarapan isu Kependudukan, DMI Provinsi Jawa Timur telah membentuk kegiatan pemberdayaan ekonomi berbasis masjid seiring dengan program Gubernur Jawa Timur yaitu Nawabakti satya.

Melalui Dewan Masjid Indonesia, FAPSEDU, khotbah dan dakwah-dakwah Program KKBPK yang disosialisasikan, semoga dapat mewujudkan masyarakat dan keluarga yang sejahtera, bahagia di dunia dan akhirat. (humas)