BKKBN Jatim Ikuti Kolaborasi 8 (Delapan) Instansi melalui FGD dalam Penanganan Covid-19 dan Bantuan Sosial

Surabaya – Drs. Sukaryo Teguh Santoso, M.Pd., Kepala Perwakilan (Kaper) Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Jawa Timur didampingi oleh Sekretaris Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur, Shodiqin SH, MM menghadiri Focus Group Discussion (FGD) Penanganan Covid 19 dan Koordinasi Penanganan Bantuan Sosial di Wilayah Bakorwil I Madiun, Rabu (1/7/2020) pukul 20.00 Wib di Rumah Dinas Kepala Bakorwil I Madiun.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Asisten Administrasi Umum Pemprov. Jatim, Dinas Kominfo Provinsi Jawa Timur, serta Bakorwil se-Jawa Timur. Dalam pembukaanya Kepala Bakorwil I Madiun Dr Gatot Gunarso menyambut hangat silahturahmi   Monitoring Gugus Tugas Covid-19 sekaligus merupakan ajang pertemuan pertama kali  dengan Kaper BKKBN Jawa Timur yang baru, dan yang baru pertama kali berkunjung ke Bakorwil I Madiun.

Kolaborasi Kepala Perwakilan BKBN Jatim bersama Kadiskominfo Prov.Jatim, Asisten Administrasi Umum Sekda Jatim, Kepala Bakorwil I Madun, Kepala Bakorwil II Bojonegoro, dan Kepala Bakorwil V Jember

 

Dalam kesempatan yang sama, Pak Teguh sapaan akrab Kaper BKKBN Jatim menyampaikan ucapkan terimakasih atas undangan yang diberikan, dan merasa terhormat bisa berkunjung pertama kali kesini bertemu dengan teman-teman dari seluruh Bakorwil di seluruh Jawa Timur.

“Hanya di Jawa Timur Korwil masih aktif, saya pernah bertugas mulai dari BKKBN RI  di pusat, Kaltim, dan Jabar. Dan hanya disini saya melihat korwil masih berjalan dan kompak satu sama lain. Kesuksesan program Bangga Kencana ada di Kabupaten dan Kota, maka disini kami memerlukan peran Bapak dan Ibu dari Bakorwil,” ungkap pak Teguh.

“Saya yakin Bakorwil masih memiliki kekuatan di daerah masing-masing. Salah satunya adalah tentang kelembagaan yang selama ini  di Jawa Timut Lembaga BKKBN banyak bergabung dengan kementerian dan lembaga lainnya. Jika kelembagaan fokus kepada bidang Pengendalian Penduduk dan KB saya yakin program ini akan lebih maksimal,” tambahnya.

“Mohon dukungannya agar terus ditingkatkan koordinasi dan komitmen, serta dukungan antara Kabupaten/Kota dan Provinsi untuk terus mendukung program Bangga Kencana,” pungkas pak Teguh.

Sementara itu Kadiskominfo. Prov Jatim ,Drs. Benny Sampirwanto, MSi menyampaikan perlunya kolaborasi di antara semua pihak dengan dukungan dari seluruh Bakorwil untuk terus membantu sosialisasi kepada masyarakat dalam kaitan pemutusan rantai penyebaran Covid-19 dan perkenalan persiapan tatanan hidup baru di Jawa Timur “Dalam penyampaian pesan komunikasi terdapat 3 (tiga) media yaitu top, below, dan through the line yang harus kita maksimalkan untuk mensosialisasikan pesan penanggulangan Covid-19 ini agar bisa menyentuh masyarakat hingga ke akar rumput, selama ini kami masih kurang bisa menjangkau semua masyarakat terutama dengan media below the line yang bisa langsung bersentuhan dengan masyarakat, dan kita melihat BKKBN mempunyai Mobil Operasional Pelayanan di setiap Kabupaten Koya yang bisa dimanfaatkan, hanya perlu kolaborasi dan dukungan lebih dari seluruh bakorwil” ungkap Pak Benny

Kepala Bakorwil II Bojonegoro Dr.Ir.Dyah Wahyu Ermawati.,MA Menyambut baik gagasan dari Kadiskominfo Prov. Jatim dan siap melakukan kegiatan sosialisasi di wilayahnya dalam waktu dekat ” di wilker Bakorwil II Bojonegoro, misalnya, dalam waktu dekat akan dilakukan sosialisasi penerapan protokol kesehatan di Kab. Nganjuk. Bupati nganjuk dan Bojonegoro sudah siap ikut kegiatan itu tapi kami berharap kegiatan itu dapat dilakukan serentak, Bakorwil memiliki peran strategis dan kuat dalam mengkoordinasikan program program antara provinsi dan kabupaten dan kota (daerah)” Ungkap Ibu Dyah.  “Pelaksanaan sosialisasi penerapan protokol kesehatan ini, sudah pernah dilakukan di Kab. Lumajang. Yang membedakan, di Nganjuk nantinya, dukungan kendaraan bukan hanya dari Kab. Nganjuk, tetapi juga dari daerah-daerah lain di wilker Bakorwil II Bojonegoro” Tambah Ibu Dyah

Kepala Bakorwil V Jember R.Tjahjo Widodo, SH.,M.Hum menyampaikan bahwa BKKBN punya Mobil Unit Penerangan (MUPEN) KB yang memiliki pengeras suara dan mampu menjangkau khalayak luas. Hal itu sangat tepat untuk digunakan untuk sosialisasi di masa new normal “MUPEN KB harus dimaksimalkan, gugus tugas kesehetan sudah berjalan. Gugus tugas sosialisasi ini juga harus berjalan juga yang dinahkodai oleh Kominfo,” tegasnya.

Menutup pertemuan, Asisten Administrasi Umum Sekda Jatim,   Drs. Abimanyu Poncoatmojo Iswinarno, MM mengatakan bahwa
Bakorwil selama ini telah berhasil berperan sebagai perpanjangan tangan pemerintah provinsi dengan pemerintah Kabupaten dan Kota ,dimana kegiatan di Bakorwil kalau kita eksplor selama ini sudah banyak sekali, Pak Abimanyu menambahkan bahwa selama pandemi ini BKKBN juga menghadapi problem besar dalam pengendalian jumlah kelahiran di Jawa Timur ” BKKBN saat ini sedang menghadapi permasalahan mengingat angka kelahiran terus bertambah dengan adanya pandemi Covid 19 ini, Bu Wagub juga menyampaikan bahwa saat ini agak kesulitan dalam mengerem angka kelahiran,” ungkapnya. Melalui Kolaborasi bersama Bakorwil ini, sebagai garda terdepan yang bisa melakukan sosialisasi bersama di masyarakat seperti yang telah dilakukan di Lumajang oleh Bakorwil Jember.

“Dulu ada media massa dari departemen penerangan yang membuat tontonan massal seperti layar tancap untuk menyampaikan program pemerintah, mungkin bisa melakukan hal sama menciptakan suatu kegiatan yang mampu menjangkau masyarakat luas,” pungkas Pak Abimanyu.