Dialog Kampus Pra Rakernas Koalisi Kependudukan di UNAIR

Dialog Kampus Pra Rakernas Koalisi Kependudukan di UNAIR

Senin (23/05), Universitas Airlangga (UNAIR) Surabaya dipercaya sebagai lokasi dialog kampus tentang “Penguatan Peran Pemuda dalam Pembangunan Desa Berkelanjutan Menuju Indonesia Maju 2045”. Dialog Kampus di UNAIR ini merupakan rangkaian acara Rapat Kerja Nasional Koalisi Kependudukan Indonesia pada tanggal 22 – 27 Mei di Jawa Timur.

Dipilihnya Universitas Airlangga sebagai lokasi Pra Rakernas dikarenakan UNAIR merupakan kampus terkemuka yang peduli terhadap permasalahan kependudukan di Indonesia. Beberapa program studi di UNAIR  antara lain Fakultasi Kesehatan Masyarakat (FKM), Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) dan Fakultas Kedokteran (FK) telah memasukkan materi kuliah kependudukan dalam kurikulum pendidikan. Di bidang Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, UNAIR juga telah memiliki Pusat Studi Kependudukan dan Pembangunan (PSKK). Banyak dosen aktif menjadi anggota hingga  pengurus Koalisi Kependudukan (KK) Jawa Timur dan Ikatan Praktisi Ahli Demografi Indonesia (IPADI). Tidak ketinggalan pula kelompok mahasiswa di UNAIR merupakan inisiator dalam membentuk UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa) Kependudukan di Indonesia.

Dialog kampus dihadiri sedikitnya 500 orang terdiri atas mahasiswa dari perguruan tinggi negeri dan swasta di Surabaya, pelajar SMU serta LSM di Kota Surabaya yang peduli terhadap masalah pemuda. Menghadirkan narasumber Kepala BKKBN; Dr. Surya Chandra Surapaty, MPH, P.Hd, Ketua Umum Koalisi Kependudukan; Dr. Sonny Harry B. Harmadi, Perwakilan UNFPA (United Nations Population Fund) Indonesia; Anggraini Sari Astuti,  Ketua Koalisi Muda Kependudukan Pusat; Kartini Laras Makmur dan Ketua Lembaga Pengabdian Masyarakat Universitas Airlangga; Jusuf Irianto.

Kesimpulan hasil dialog kali ini adalah para pemuda harus dapat merencanakan hidup dan masa depannya. Disamping itu generasi muda harus berperan aktif dalam pembangunan berkelanjutan (SDG’s) khsusunya dalam membangun desa untuk mewujudkan Indonesia sejahtera.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *