DMI Jatim tandatangani MoU dengan BKKBN Jatim, Galakkan Program KKBPK Berbasis Agama

Surabaya, Dewan Masjid Indonesia (DMI) Provinsi Jawa Timur menandatangani Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding /MoU) dengan Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Jawa Timur pada Kamis, (3/10) di Gedung Islamic Center Surabaya.

Penandatanganan MoU ini dilakukan bersamaan dengan Pelantikan Pengurus Wilayah DMI Provinsi Jawa Timur Periode 2019-2024 oleh Wakil Presiden Republik Indonesia, DR. H. Muhammad Jusuf Kalla, yang juga Ketua Umum PP DMI, serta didampingi oleh Menteri Komunikasi dan Informasi RI, Rudiantara dan Gubernur Jawa Timur, Dra. Hj. Kofifah Indar Parawansa, M.Si.

Nota kesepahaman ini ditandatangani langsung oleh Ketua PW. DMI Provinsi Jawa Timur, Drs. H. M. Roziqi, M.M. dengan Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur, H. Yenrizal Makmur, S. P., M.M.

“Dahulu masyarakat mengikuti program Keluarga Berencana karena keterpaksaan akibat masalah ekonomi, namun sekarang masyarakat dapat merencanakan dengan baik program Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) tanpa paksaan, bahkan berbasis dorongan keagamaan,” kata Yenrizal.

Menurutnya, kerjasama antara DMI dengan BKKBN ini dapat semakin meningkatkan fungsi masjid, dimakmurkan dan memakmurkan masjid, berarti mendekatkan diri kepada masyarakat dan memakmurkan masyarakat (jamaah) di sekitar masjid. Masjid juga sebagai wahana ekonomi, pendidikan, musyawarah dalam mensosialisasikan program Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga melalui dakwah, syiar dan kegiatan kelompok keagamaan. (humas)