Gandeng Akademisi, BKKBN Jatim Dorong Banyaknya Penelitian Baru di Bidang Kependudukan

Surabaya (Harjatim) – Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur mendorong para akademisi untuk melakukan penelitian tentang Kependudukan. Dengan adanya data Survei  Demografi dan Kesehatan Indonesia (2017) dan Survei Kinerja dan Akuntabilitas Program (SKAP) 2018 banyak data yang bisa diolah dan dianalisis oleh para peneliti di Jawa Timur.

Kepala Sub Bidang Program dan Kerjasama Pelatihan dan Pengembangan (Latbang) Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur, Iswari Hariastuti mengatakan Latbang Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur ingin meningkatkan jejaring mitra yang memang sudah pernah melakukan memorandum of understanding (MoU) dengan BKKBN.

“Kami memiliki data yang masih fresh dimana raw data ini bisa digunakan oleh para peneliti,” kata Iswari ditemui di sela-sela acara Workshop Analisis Lanjut Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia 2017 dan Survei Kinerja dan Akuntabilitas Program 2018 di Surabaya, (14/2)

Iswari menjelaskan Puslitbang BKKBN bekerja sama dengan Biro Pusat Statistik telah melakukan survei dan menghasilkan data terbaru. Data ini merupakan data mentah yang masih memerlukan kajian serta analisis dari para ahli yang dituangkan dalam sebuah jurnal ilmiah.

“Diharapkan hasil penelitian ini tidak hanya bermanfaat bagi para peneliti saja tetapi juga bisa menjadi masukan-masukan bagi para policy maker ,” jelasnya.

Iswari menambahkan workshop ini diikuti sebanyak 40 orang peneliti yang berasal dari Universitas Airlangga, Institute Teknologi Sepuluh November Surabaya,  Universitas Negeri Surabaya, Universitas Brawijaya dan Universitas Negeri Jember. Dari pertemuan ini diharapkan akan ada sepuluh jurnal ilmiah yang ditargetkan selesai pada April 2019 nanti.

“Untuk tahun ini, data yang kami berikan adalah raw data tentang Modul Remaja sesuai dengan tema Hari Keluarga Nasional 2019 yaitu Tantangan dan Peluang Remaja menghadapi Bonus Demografi untuk Menghasilkan Generasi Emas,” sebut Iswari.

Acara ini berlangsung selama lima hari, sambung Iswari, untuk mendukung para peneliti menyusun  analisis pihaknya juga mendatangkan para mentor yang berkualitas baik mentor untuk metodelogi dan mentor untuk substansi. Para pakar tersebut antara lain Sujarwoto sebagai pakar SDKI, Suko Widodo sebagai pakar komunikasi, Mario Ekoriano yang menjelaskan tentang  SKAP 2018 khususnya Modul Remaja serta Pakar Demografi dan Kesehatan Reproduksi Prof Siswanto Agus Wilopo.

Salah satu peserta dari Universitas Negeri Surabaya, Siti Maizul Habibah mengatakan acara ini sangat bagus karena mewadahi kami sebagai akademisi yang membutuhkan data untuk melakukan riset sehingga bisa memberikan masukan dan rekomendasi baik untuk BKKBN sendiri maupun pemangku kebijakan dalam menyukseskan program kependudukan di Indonesia.

“Selain bisa mendapatkan data yang bisa saya gunakan untuk riset, saya sangat senang karena bertemu dengan teman peneliti dari universitas lain dari berbagai disiplin ilmu yang bisa memperkaya riset,” kata dosen Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Unesa ini. Siska

 

Sumber : https://harianjawatimur.com/2019/02/14/gandeng-akademisi-bkkbn-jatim-dorong-banyaknya-penelitian-baru-di-bidang-kependudukan/