GEBYAR KADER KB TAHUN 2012, Melalui Taman Posyandu Wujudkan Keluarga Kecil Sejahtera

GEBYAR KADER KB TAHUN 2012, Melalui Taman Posyandu Wujudkan Keluarga Kecil Sejahtera

Kebutuhan esensial tumbuh kembang anak meliputi gizi, kesehatan, rangsangan pendidikan, pengasuhan dan perawatan serta perlindungan dapat terpenuhi di Taman Posyandu, karena Taman Posyandu dikelola secara holistik dan integratif, perpaduan antara PAUD dan Posyandu.

Hal tersebut disampaikan Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Timur Dra. Hj. Nina Soekarwo,M.Si ketika menghadiri Gebyar Kader KB Dalam Mendukung 10.000 Taman Posyandu di Jawa Timur,  yang terlaksana atas prakarsa Perwakilan BKKBN Jatim bekerjasama dengan PKK Jatim, di Gedung Juang Kabupaten Nganjuk, Rabu (11/4).

Lebih lanjut dijelaskan, permasalahan gizi dan kesehatan ditangani Dinas Kesehatan, pendidikan oleh Dinas Pendidikan, sedangkan perlindungan anak oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan KB.”Saat ini Program Taman Posyandu  merupakan salah satu program prioritas Pemprov Jatim, karena Balita merupakan aset pemerintah di masa datang, sehingga memerlukan penanganan secara serius,”ungkapnya.

Sementara itu Ketua BKKBN, Dr. Dr. Sugiri Syarief, MPA mengatakan, agar para kader KB yang tersebar diseluruh pelosok Jawa Timur ikut mendukung dan terlibat dalam program Taman Posyandu sebagai bukti dharmabakti dalam pembentukan karakter bangsa yang berkualitas.

Kader KB dan PKK merupakan ujung tombak pemerintah dalam melaksanakan program pembangunan, karena sasarannya sampai di tingkat dasa wisma. “Semangat gotong royong sebagai budaya bangsa perlu kita hidupkan lagi, agar  keberhasilan pelaksanaan program KB dapat tercapai sebagaimana yang telah dicapai pada tahun 1980-an. Kader KB mempunyai fungsi agar bisa menggerakkan pembangunan di masyarakat sekitarnya.  Taman Posyandu sebagai upaya agar seluruh masyarakat mendapat pelayanan kesehatan dasar  hingga melahirkan keluarga kecil, sehat, sejahtera dan bahagia,” ajaknya.

Dibagian lain Gubernur Jatim, Dr. H. Soekarwo yang akrab disapa Pakde Karwo menyambut gembira keterlibatan kader PKK untuk  ikut mempersiapkan generasi mendatang melalui Taman Posyandu. “Saya bangga dengan ibu-ibu yang rela membantu masyarakat untuk mempersiapkan generasi penerus bangsa. Ini tiket masuk surga, maka ada orang luar yang menyebut ibu-ibu ini sebagai green angel,” tambah Pakde yang disambut tepuk tangan gemuruh setidaknya 3.000 kader yang memadati Gedung Juang, Nganjuk.

Sebagaimana yang telah disampaikan Bude Karwo, sapaan akrab Dra. Hj. Nina Soekarwo,MSi saat memberikan sambutan pada Peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK ke 40 sekaligus Pencanangan Gerakan 10.000 Taman Posyandu di Provinsi Jawa Timur, di Gedung Negara Grahadi belum lama ini, bahwa saat ini  di Jawa Timur terdapat 4.022.338 anak usia 0 – 6 tahun, 68,22 persen diantaranya (2.744.132 anak) belum mendapatkan layanan PAUD, sedangkan sisanya 1.278.206 anak telah mendapatkan layanan PAUD namun masih bersifat parsial, belum memenuhi seluruh kebutuhan esensial tumbuh kembang anak, artinya belum secara holistik dan integratif. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut maka Pemprov. Jatim mencanangkan 10.000 Taman   Posyandu.

Bude Karwo menargetkan pada tahun 2013 pembentukan 10.000 Taman Posyandu akan tuntas, yang dipandang sebagai alternatif pelaksanaan PAUD Holistik Integratif yang mampu menjangkau hingga di pelosok pedesaan, menjangkau hingga usia paling awal (3 bulan), menjangkau sasaran lebih luas, serta tersedia tenaga-tenaga relawan (kader/PKK).

“Taman Posyandu merupakan pengejawantahan dari UUD 1945, UU Perlindungan Anak, UU Hak Asasi Manusia, UU Sisdiknas, UU Kesehatan, UU Kewarganegaraan, Komitmen Internasional Convention On The Rights of Child, Education for all, dan World Fit for Children,” jelasnya.

Kemudian disampaikan bahwa saat ini telah terbentuk 3.000 Taman Posyandu,  tahun 2012 akan dibentuk 3.500 Taman Posyandu baru, sedangkan sisanya 3.500 Taman Posyandu akan diselesaikan pada tahun 2013. Program 10 ribu Taman Posyandu tentunya memerlukan tenaga-tenaga yang mumpuni dalam bidang pendidikan anak, tumbuh kembang anak, pengasuhan sekaligus kesehatan, oleh karena itu TP PKK Prov Jatim mulai April 2012 akan membekali para kader yang sekaligus menjadi guru PAUD dengan ilmu-ilmu yang diperlukan.

Gebyar Kader KB menurut Laporan Kepala Perwakilan BKKBN Jatim, Djuwartini, SKM,MM diikuti oleh sekitar 3000 Kader dari seluruh Jawa Timur. Khusus dari luar Nganjuk setiap Kabupaten/Kota mengirimkan delapan kader KB. (AT/Humas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *