GELAR RADALGRAM BANGGA KENCANA BULAN APRIL 2020, SUKARYO TEGUH AJAK SEMUA JAJARAN UNTUK FOKUS TINGATKAN PENCAPAIAN PROGRAM

Surabaya –  Kamis, 28 Mei 2020 ini, Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur Mengadakan Rapat Pengendalian Program Bangga Kencana Bulan April Tahun 2020 secara virtual. Acara diselenggarakan di ruang LIBI l kantor BKKBN Jatim jalan ini, dipimpin secara langsung oleh Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jatim Drs. Sukaryo Teguh Santoso, M.Pd. yang diikuti oleh semua jajaran Pejabat Eselon III dan Eselon IV BKKBN Provinsi Jawa Timur, Kepala Dinas OPD KB Kabupaten dan Kota di seluruh Jawa Timur, dan Penyuluh Keluarga Berencana (PKB) yang tersebar di 38 (tiga puluh delapan) Kabupaten dan Kota.

Dalam kesempatan itu, Bapak Teguh menyampaikan ada beberapa fokus yang harus menjadi perhatian bersama terkait pencapaian Program Bangga Kencana Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur pada Bulan April ini. “Peserta KB Aktif (PA) MKJP  di Bulan April ini adalah sebesar 28,37 %, itu artinya terjadi penurunan sebesar 0,36% dibandingkan dengan Bulan Maret yaitu sebesar 28,73% selian itu tingkat Putus Pakai Penggunaan Kontrasepsi atau Drop Out mengalami peningkatan tajam  dari 4,68 pada bulan Maret menjadi 7,07 persen pada April 2020 dan hal tersebut diiringi oleh tingginya tingkat kehamilan di Jawa Timur selama masa pandemi Covid 19 pada bulan Maret dimana terdapat 232.287 jumlah kehamilan, sedangkan pada bulan April terdapat 227.260 kehamilan”.

Hal ini menunjukkan adanya penurunan pencapaian program Bangga Kencana Provinsi Jawa Timur terutana sebagai akibat dari wabah pandemi Covid-19. “Pandemi Covid berdampak capaian target, dari hasil evaluasi yang sudah kita sampaikan perlu kewaspadaan, karena Pandemi Covid-19 pencapaian program Bangga Kencana merosot atau mengalami kemunduran pencapain program Bangga Kencana, dan untuk itu kita harus lebih fokus dalam bekerja,” ungkap pak Teguh.

“Dalam pandemi, di kuatirkan meningkatnya kehamilan tidak diinginkan. Hal itu bisa terbukti jika kita lengah dalam pelaksanaan program Bangga Kencana. Target kita di tahun 2024 kehamilan tidak diinginkan di Jawa Timur sebesar 12,2 persen. Dan saat ini kehamilan tidak diinginkan sebesar 14,4 persen,” tambahnya.

Bapak Teguh juga mengingatkan semua jajaran agar mempersiapkan diri dalam menghadapi tatanan kehidupan New Normal sebagai dampak dari pandemi Covid-19 ini. “Beberapa waktu lalu, Presiden Joko Widodo menyampaikan bahwa masyarakat Indonesia akan memasuki tatanan kehidupan new normal yang diatur dalam Keputusan Menteri Kesehatan Nomor: HK.01.07/MENKES/328/2020 tentang Panduan Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 di Tempat Kerja Perkantoran dan Industri dalam Mendukung Keberlangsungan Usaha pada Situasi Pandemi”. Keadaan new normal dapat diartikan sebagai perubahan perilaku untuk menjalankan aktivitas normal, namun menerapkan protokol pencegahan Covid 19. “Protokol pencegahan penyebaran Covid-19 tetap dipatuhi, kita terus berjuang terbaik dalam pelayanan KB kepada l masyarakat,” pesan pak Teguh.

Pada akhir arahanya Pak Teguh tidak lupa menyampaikan ucapan Terima kasih kepada para kepala OPD KB, Kepala Daerah kabupaten/ kota ataupun Plt, dan seluruh PKB serta semua elemen dalam memberikan komitmen luar biasa dalam pelayanan KB. “saya ingatkan agar kita semua tetap jaga diri selama masa pandemi ini, tetapi ingat kita tetap harus produktif dalam pencapaian Program Bangka Kencana,” pungkas pak Teguh. (humas)