Gubernur Jawa Timur, Hj. Khofifah Indar Parawansa Terima MKK dari Kepala BKKBN

Jakarta (6/9/2021) – Hari ini, Gubernur Jawa Timur, Hj. Khofifah Indar Parawansa menerima MKK (Manggala Karya Kencana) yang diserahkan oleh Kepala BKKBN. Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran Pejabat Tinggi Madya BKKBN dan Pejabat Tinggi Pratama BKKBN serta jajaran Pemerintah Provinsi Jawa Timur, yang diwakili oleh Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur dan Kepala BPSDM Provinsi Jawa Timur. Turut hadir dalam acara ini Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur mendampingi rombongan Gubernur Jawa Timur dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Kepala BKKBN, Hasto Wardoyo mengutarakan peran Gubernur Jawa Timur yang sangat baik dalam mendukung program Bangga Kencana sehingga TFR di Provinsi Jawa Timur relatif terjaga, yaitu sekitar 1,9%. Selain itu, Provinsi Jawa Timur juga dapat mencegah terjadinya pernikahan dini dan juga penurunan angka stunting.

Dengan diterbitkannya Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting, presiden telah memberikan tugas baru kepada BKKBN untuk menjadi ketua pelaksana dalam percepatan penurunan stunting.

”Mulai saat ini kita juga harus fokus untuk memperbaiki kualitas penduduk, yaitu dengan percepatan penurunan angka stunting,” jelasnya.

Melihat angka TFR yang rendah di Jawa Timur, BKKBN berharap angka stunting di Provinsi Jawa Timur dapat turun dengan cepat pula dan bonus demografi akan lebih cepat tercapai.
Oleh karena itu, BKKBN masih membutuhkan dukungan dan keterlibatan aktif dari berbagai pihak untuk mendukung pelaksanaan program percepatan penurunan stunting, termasuk keterlibatan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Selanjutnya, Khofifah menghimbau kepada BKKBN bahwa sebenarnya pemerintah daerah, Bupati/Walikota memohon agar BKKBN bisa membuat persamaan metode dalam penghitungan stunting, aplikasi dan format update data stunting. Hal ini diperlukan untuk melakukan update data secara mandiri sehingga kita dapat memiliki data stunting yang terbaru.
“Presiden melihat kualitas SDM penduduk Indonesia itu justru dari data Stunting, AKI dan AKB, oleh karena itu update data Stunting ini sangat penting,” tuturnya.

Pada kesempatan ini, BKKBN melalui Kepala BKKBN memberikan apresiasi kepada Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa dan jajarannya yang telah begitu peduli mendukung perkembangan program Bangga Kencana dan juga penurunan angka stunting di Jawa Timur. Program ini tidak mungkin dapat hanya dilakukan oleh BKKBN semata, namun kebersamaan tetap diperlukan dalam mencapai tujuan yang diharapkan.