Ikutlah KB jangan sampai diperintah untuk KB, malu!! mintalah untuk di KB,

Ikutlah KB jangan sampai diperintah untuk KB, malu!! mintalah untuk di KB,

 

Grebeg Pasar Ponorogo | BKKBN Jatim
Demikian ajakan Bupati Ponorogo H Amin dalam sambutan yang disampaikan pada pembukaan acara Gerebeg Pasar di Kabupaten Ponorogo senin, 16 September 2013 bertempat di Pasar Bale Batur Desa Ngebel Kecamatan Ngebel. Tema pada acara Gerebek Pasar Tradisional Terpadu di Ngebel adalah “Pendekatan Pelayanan Pada Masyarakat Menuju Rahayuning Bumi Reog”. Bupati Ponorogo dengan gaya guyonannya menyampaikan ajakan kepada masyarakat untuk pintar, sadar ber KB. Beliau mengimbau kepada masyarakat Ngebel supaya pola pikirnya lebih maju, lebih baik, jangan kalah dengan yang lain. Pikirkanlah masa 20 tahun kedepan, pikirkanlah agar kebutuhan, keperluan anak cucu mendatang bisa terpenuhi, oleh karena itu 2 anak cukup, jangan terlalu banyak.
Dalam kesempatan itu H Amin menandaskan bahwa komitmen pemerintah Kabupaten Ponorogo dalam pelayanan KB kepada masarakat sangat tinggi, salah satunya dengan gerebeg pasar yang dilaksanakan pelayanan dengan terpadu, kegiatan ini dengan maksud untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat yang sedang bertransaksi jual beli di pasar dan masyarakat sekitar.
Grebeg Pasar Ponorogo | BKKBN JatimDitambahkan gerebek pasar di Bale Batur merupakan kegiatan yang ke 9 setelah kegiatan serupa di kecamatan Ponorogo, Badegan, Kauman, Jenangan, Bungkal, Slahung, Sukorejo dan Sambit.  “Saya bangga karena sambutan masyarakat sangat antusia sekali, terbukti dengan banyaknya masyarakat yang memanfaatkan pelayanan KB dalam gerebek pasar” kata Bupati Ponorogo.
Ponorogo bukan saja terkenal dengan grebeg Suro dengan hingar bingar pentas Reog Ponorogo, tetapi juga menjadi salah satu pelopor gerebek pasar tradisional KB yang secara rutin terus diadakan dengan berpindah-pindah pasar tradisonal. Acara tersebut dihadiri juga oleh Wakil Bupati Hj. Yuni Widyaningsih, Jajaran Forpimda dan seluruh Satuan Kerja Pemerintah Daerah Kabupaten Ponorogo.
Sementara itu dalam sambutannya kepala Badan Keluarga Berencana (KB) Kabupaten Ponorogo Drs. Adri Susilo menyampaikan ‚ hasil pelayanan KB cukup bagus, terlihat pada adanya peningkatan pencapaian aseptor baru dibandingkan sebelum adanya kegiatan Gerebek Pasar. Dilaporkan lebih lanjut bahwa dampak kegiatan Gerebek Pasar di bidang keluarga berencana sangat besar kaitannya dengan pencapaian peserta KB baru. Secara presentase hasilnya lebih tinggi dengan pencapaian dengan tahun 2012. Sebagai perbandingan pencapaian peserta KB baru sampai bulan Agustus 2012 tercapai 74,89% dari PPM (target), sedangkan pencapaian peserta KB baru sampai bulan Agustus 2013 sudah tercapai 90,45% dari PPM yang ada. Dari kegiatan Grebek Pasar yang sudah dilakukan 8 kali putaran, selain hari ini di Pasar Desa Ngebel, ada pencapaian peningkatan peserta KB baru yang cukup signifikan yaitu sebesar 15,5% . Dan yang cukup membanggakan lagi yaitu pencapaian aseptor MOP, sampai bulan Agustus 2013 pencapaiannya sudah mencapai 132%, karena dari PPM 50 sudah tercapai 66. Pencapaian peserta KB baru secara keseluruhan sampai bulan Agustus 2013 di Kabupaten Ponorogo sudah tercapai 19.549 dengan perincian IUD 4.896, MOW 982, MOP.Implan 2.372, suntik 6.908 dan pil 2.696″.(AT/Humas Perwakilan BKKBN Jatim).

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *