Ingin Lebih Obyektif, BKKBN Jatim Rangkul Mahasiswa Unair

Ingin Lebih Obyektif, BKKBN Jatim Rangkul Mahasiswa Unair

Dalam upaya memperoleh hasil survei yang lebih obyektif, untuk  Peserta KB Aktif dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM)  Provinsi Jawa Timur Tahun 2011, Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur merangkul para mahasiswa Unair untuk melakukan survei di 38 Kabupaten dan kota se Jawa Timur.

Pelepasan Supervisor dan Surveyor Mini Survei Peserta KB Aktif dan Survei RPJM Provinsi Jawa Timur Tahun 2011, dilakukan oleh Kepala Perwakilan BKKBN Prov. Jawa Timur Ibu Djuwartini, SKM, MM bertempat di Gedung Lestari kantor BKKBN Jatim Jl.Airlangga Surabaya (23/6).

“Survei ini sebenarnya sudah dilakukan sejak tahun 2000, tetapi kali ini kami memang sengaja mengajak mahasiswa untuk ikut ambil bagian dalam survey ini, karena kami ingin hasil survey yang lebih  obyektif dan independen,” demikian ditandaskan oleh Kepala Perwakilan BKKBN Jatim Ibu Djuwartini, SKM, MM,  dalam sambutannya ketika melepas para supervisor dan surveyor dari Pusat Study Kependudukan Unair Surabaya. Hadir dalam pelepasan ini Kepala Pusat Studi Kependudukan Unair Muhammad Adib MPA.

Ditambahkan,  hasil survei yang baik dan obyektif akan menjadi sumber acuan yang benar dalam menentukan program kependudukan kedepan di Jawa Timur,  sesuai dengan permasalahan di lapangan, sehingga target pembangunan dapat tercapai seperti apa yang direncanakan.

Dalam laporannya, Kepala Bidang Balatbang Perwakilan BKKBN Jawa Timur Dra. Suhartuti, MM, menjelaskan bahwa mini survei RPJM 2011 merupakan kegiatan sangat penting dan strategis yang harus dilaksanakan di seluruh provinsi dan kabupaten/kota di Indonesia. Survei seperti dimaksud sudah dilakukan secara bertahap sejak Propernas 2000-2004, dilanjutkan RPJMN 2005-2009 dan kemudian RPJMN 2010 -21014. Tahun ini merupakan pelaksanaan mini survei yang ke 9 dan merupakan survei kedua untuk survei RPJMN.

Menurut  Dra. Suhartuti, MM tujuan mini survei pemantauan pasangan usia subur (PUS) yaitu ingin mendapatakan angka peserta KB aktif reprentatif provinsi/kabupaten/kota berdasarkan data dan  karateristik latar belakang PUS. Sedang tujuan survei RPJM 2011 adalah untuk memperoleh gambaran atau potret hasil indikator kinerja program KB Tahun 2011, yang meliputi Keluarga Berenccana, kesehatan reproduksi remaja, pemberdayaan keluarga, penguatan kelembagaan dan jaringan pelayanan KB serta kesehatan reproduksi.

Untuk survei tahun ini dibutuhkan sebanyak 27.875 responden PUS dan 2.525 responden kelaurga, yang penghitungan untuk pemilihan responden telah dilakukan oleh BPS pusat bekerjasama dengan pusat penelitian KB dan KS BKKBN. Survei dilakukan oleh 240 orang (120  diantaranya mahasiswa UNAIR). Pelaksanaan dimulai 26 Juni sampai 16 Juli di 38 kabupaten/kota se Jatim.

Data hasil survei nantinya akan disajikan pada review nasional. Hal ini sangat berguna dan diperlukan para pengambil kebijakan, perencana dan pengelola program dalam perencanaan dan pelaksanaan program KB nasional pada masa yang akan datang. Lebih penting lagi dapat digunakan sebagai penilaian atas keberhasilan program KB yang bisa digunakan sebagai bahan advokasi baik BKKBN propinsi ataupun kabupaten/kota. (at/sgt)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *