Kepala BKKBN Pusat Resmikan Klinik ‘SUSI’

Kepala BKKBN Pusat Resmikan Klinik ‘SUSI’

Dari hasil survei Badan Pusat Statistik (BPS), penduduk Indonesia berdasarkan SP tahun 2010 berjumlah 237,6 juta jiwa dan laju pertumbuhan penduduk 1,49 persen pertahun. Mengingat masih besarnya jumlah penduduk Indonesia, pemerintah akan memprioritaskan penggalakan revitalisasi program KB dalam pembangunan nasional.

 

Hal ini berlandaskan hukum UU No 52 tahun 2009 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga kemudian diikuti Peraturan Presiden No 62 tahun 2010 tentang Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional, juga keluar intruksi presiden RI No  1 tahun 2010, di mana Presiden Susilo Bambang Yudhoyono telah memilih Program KB menjadi salah satu prioritas yang harus dicapai.

 

“Kegiatan yang harus dilaksanakan adalah merevitalisasi KB dengan meningkatkan intensitas pelayanan, seperti yang kita lakukan hari ini dengan peresmian Klinik ‘SUSI’ (Suami Sayang Istri) yang mempunyai manfaat untuk pelayanan KB Gratis bagi kaum pria khusus vasektomi,” kata Kepala BKKBN Pusat Dr dr Sugiri Syarief MA, saat meresmikan Klinik Susi di Rumkit TK II Kesdam I/BB Medan, Rabu (6/4).

 

Turut hadir dalam peresmian Klinik ‘SUSI’, Walikota Medan Drs. Rahudman Harahap, Pangdam I/BB Mayjen TNI Leo Siegers, Aster Panglima Mayjen TNI Asmyn Yusri Nasution dan Kepala BKKBN Prop Sumut H Nofrijal SP, MA, Deputi KS/PK, Deputi Advokasi dan KIE.

 

Menurut Sugiri, pelayan Vasektomi sampai saat ini telah mencapai 55% dari target 1.890 telah tercapai 975 akseptor KB Pria. “Ini merupakan suatu kebanggaan bagi Sumatera Utara yang baru berjalan tiga bulan sudah menunjukkan keberhasilan yang menakjubkan capaian KB Pria di Sumatera Utara,” jelasnya.

 

Sementara itu, Pangdam I/BB, Mayjen TNI Leo Siegers mengatakan, kerjasama BKKBN dan TNI telah memasuki tahun kedua, prioritasnya ádalah pelaksanaan percepatan revitalisasi dan intensitas program KB.

 

TNI merupakan komponen strategis yang mendukung keberhasilan Program KB. Dalam rangka percepatan revitalisasi program KB, BKKBN Propinsi Sumatera Utara telah melakukan penataran bagi petugas TNI AD Danramil/Babinsa serta penataran Tenaga Penyuluh/Pendamping Petugas Lapangan KB (PLKB) sebanyak 270 orang.

 

“Danramil yang bergandeng tangan dengan Petugas Lapangan yang ada di BKKBN Kab/Kota untuk melakukan penyuluhan dan pengarapan bagi Pasangan Usia Subur yang ada di wilayah verja dimana petugas itu berada,” ujar Pangdam I/BB, Leo Singger.

 

Sebelumnya, Kepala BKKBN Pusat memberikan ceramah umum kepada Akbid dan Akper Kabupaten/Kota dengan judul Kesehatan reproduksi bagi remaja.

 

Dalam kesempatan itu, Kepala BKKBN Pusat didampingi Pangdam I/BB dan Walikota Medan serta Kepala BKKBN Sumut serta Unsur Muspida Sumut, melakukan peninjauan pelayanan Vasektomi yang dilayani sebanyak 60 orang kaum pria yang akan divasektomi, di Rumkit Tk II Kesdam I/BB Medan. (pan)

(sumber :  www.beritasore.com/2011/04/07/…)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *