Pembinaan Program Bangga Kencana Bersama Penyuluh KB Kabupaten Bangkalan

Surabaya – 10 Juli 2020, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur Drs Sukaryo Teguh Santoso, M.Pd pada hari ini, Jum’at 10 Juli 2020 melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Bangkalan sekaligus melakukan pembinaan dan sosialisasi program Bangga Kencana Penyuluh KB di Kabupaten Bangkalan. Kegiatan dilakukan di Kantor Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dengan memperhatikan protokol kesehatan untuk menghindari penyebaran Covid-19.

Dalam kegiatan tersebut Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur hadir didampingi oleh Kepala Bidang ADPIN, Dra. Sofia Hanik, MM selaku pembina wilayah Kabupaten Bangkalan serta Kasubid Hubungan Antar Lembaga dan Bina Lini Lapangan, Nur Hotimah, S.Sos. Kegiatan juga dihadiri secara langsung oleh Kepala Dinas KBP3A Kabupaten Bangkalan, Dra. R. Amina Rachmawati, M.Si beserta jajarannya, Koordinator Penyuluh KB Kabupaten Bangkalan, dan Insan Generasi Berencana (GenRe) Kabupaten Bangkalan.
Dalam sambutannya Ibu Amina memuji semangat kerja Penyuluh KB Kabupaten Bangkalan dalam melakukan Sosialisasi dan Penyuluhan KB di seluruh wilayah Kabupaten Bangkalan “ Jumlah Penyuluh KB di wilayah kami adalah 76 (tujuh puluh enam) orang, dibandingkan dengan jumlah wilayah yang luas dan karakteristik sosial serta kultur masyarakat Madura yang berbeda dan memerlukan pendekatan yang ekstra dari penyuluh kami, ditambah medan wilayah yang susah saya rasa kami masih kekurangan tenaga di lini lapangan” ungkap Kepala Dinas KBP3A tersebut. “Meskipun demikian para penyuluh kami tetap bersemangat dalam menjalankan tugasnya, dan saya berharap akan ada tambahan tenaga penyuluh baru mengingat kami masih memerlukan tambahan penyuluh baru”

Sementara itu dalam arahannya Bapak Teguh menyampaikan terimakasih kepada jajaran Dinas KBP3A Kabupaten Bangkalan dan Penyuluh KB yang atas dukungannya terhadap Program Bangga Kencana di Kabupaten Bangkalan “ Bangkalan menjadi satu-satunya dan yang pertama yang menginisiasi kegiatan doa bersama secara online kepada mendiang Istri Bapak Haryono Sunyono dan Pak Haryono juga menyampaikan salam dan terimakasih yang besar kepada semuanya yang terlibat atas kegiatan tersebut” Selain itu Kepala Perwakilan BKKBN Jawa Timur tersebut juga berharap agar kegiatan Rabu Berbagi untuk tetap dijalankan “Terimakasih atas kegiatan rabu berbagi, saya harap kegiatan ini terus dilestarikan dan dilaksanakan serta menjadi sebuah kebiasaan bagi kita untuk berbagai bersama sesama” ujar Pak Teguh

Pada kesempatan itu Pak Teguh juga mengingatkan kembali akan rebranding BKKBN pada tahun 2020 ini, “Sekarang dua anak cukup sudah tidak relevan, maknanya banyak penafsiran, kalau dulu semua orang pasti tahu makna tersebut kalau sekarang banyak orang memaknainya berbeda, dulu saat saya menjadi Petugas Lapangan KB, era nya masih jaman kolonial sekarang sudah berbeda ,karena lebih dari 30% masyarakat kita adalah generasi minial, dimana di masa depan mereka inilah yg akan menguasai negara ini. Untuk itu kita juga harus berubah, pertama kita rubah logo bkkbn , selain itu tagline dan makna di dalam logo itu juga harus dipahami dan disosialisasikan , tagline sekaranga dalah berencana itu keren, Program KKBPK berubah menjadi Program Bangga Kencana meskipun secara subtansi masih sama tapi itu yang diinginkan oleh generasi saat ini, Kampung Keluarga Berencana sekarang menjadi Kampung Keluarga Berkualitas serta perubahan lainnya termasuk perubahan alat kontrasepsi”

“Apresiasi kepada kawan-kawan Penyuluh KB, yg telah bekerja keras dan saya harap terus ditingkatkan karena program kita tidak akan habis dan akan karena terus berkembang”

Pak Teguh juga terus mengingatkan kepada penyuluh KB untuk tetap waspada berkegiatan di era pandemi Covid19 yang masih berlangsung.”Setelah masa PSBB selesai banyak orang menganggap sudah memasuki era new normal dan tidak waspada, padahal ini masih masa transisi menuju tatanan kehiduoan baru, ini adalah masa yang paling berbahaya, selain menghadapi dan berperang melawan Covid-19 kita juga menghadapi kondisi stupidity di kalangan masyarakat”
“Melalui kepiawaian Penyuluh KB maka ada dua yg harus kita lakukan, ingatkan jaga diri agar terus memperhatikan protokol kesehetan yang kedua tentu tentang pemakaian Ber KB nya . Dalam bulan Juli saya harap rekan-rekan penyuluh selain melaksanakan gerakan rabu berbagijuga diimbangi oleh sosialisasi ber kb terutama MKJP, karena DO nya saat ini naik terus” ungkap Pak Teguh (humas)