Pengurus FAPSEDU Jawa Timur Terbentuk

Pengurus FAPSEDU Jawa Timur Terbentuk

Pengurus FAPSEDU Jawa Timur akhirnya terbentuk setelah melalui rapat pembentukan selama dua hari di Hotel Sun City Sidoarjo tanggal 14-15 Desember 2011. Pembentukan pengurus FAPSEDU Jawa Timur disaksikan oleh pengurus FKUB Jawa Timur dengan Ketua H. Endro Siswantoro MSi, Pengurus FAPSEDU Pusat yang dipimpin oleh Sekjen FAPSEDU Pusat Drs. Fredy Aritonang,  serta para pejabat dilingkungan Perwakilan Provinsi Jawa Timur dan Departemen
Agama  Jawa Timur.

Ketua FKUB Jawa Timur Drs. H. Endro Siswantoro dalam sambutannya ketika membuka rapat mengatakan bahwa masalah kependudukan dan KB adalah masalah bersama, bertambahnya penduduk yang cepat akan berdampak sosial dan lingkungan yang akan sangat berpengaruh pada kehidupan umat beragama dalam menjalankan aktivitasnya.

“FKUB harus ikut mengatasi masalah kependudukan, keamanan, ketenteraman harus tetap terjaga agar masyarakat bisa menjalankan aktivitasnya dengan sebaik-baiknya. Dengan dibentuknya FAPSEDU diharapkan lahir gagasan-gagasan yang baik dalam ikut beerpartisipasi dalam mengatasi masalah kependudukan dan KB” ujar Endro.

Sementara itu Sekjen FAPSEDU Pusat Drs. Freddy Aritonang menceriterakan, gagasan untuk mendirikan sebuah forum antarumat beragama peduli keluarga sejahtera dan kependudukan, berawal dari pembicaraan informal antara staff eselon III BKKBN Pusat dengan beberapa tokoh agama ketika ada pertemuan Ikatan Penulis Keluarga Berencana di Pontianak-Kalimatan Barat. Ide ini muncul karena seringnya tokoh-tokoh agama bertemu dalam kegiatan BKKBN Pusat untuk mengisi suatu kegiatan. Untuk menindaklanjuti gagasan tersebut kemudian menghadap Direktur Advokasi dan KIE BKKBN Pusat. Direktur merespon dengan baik gagasan tersebut dan beliau langsung memerintahkan  untuk merealisasikan gagasan pendirian sebuah wadah khusus bagi tokoh-tokoh dan masyarakat yang memiliki kepedulian terhadap keluarga berencana dan kependudukan.

Masih menurut Sekjen FAPSEDU Sesampainya di Jakarta,Direktorat Advokasi dan KIE BKKBN Pusat mengundang tokoh agama-agama dan Departemen Agama untuk membahas pembentukan sebuah organisasi. Alhasil, pertemuan tersebut sepakat untuk membentuk sebuah forum yang diberinama Forum Antarumat Beragama Peduli Keluarga Sejahtera dan Kependudukan (Fapsedu). Setelah terbentuk sebuah forum, maka pada tanggal 17 Juni 2008 dideklarasikan di Jakarta oleh para pemuka agama-agama yang    difasilitasi oleh BKKBN Pusat.

Terbentuknya forum tersebut didorong adanya keprihatinan tentang kondisi bangsa Indonesia, terutama penanganan kependudukan dan keluarga berencana. Berkobarnya semangat reformasi dan adanya perubahan sistem pemerintahan dari sistem sentralistik ke sistem otonomi daerah, hal ini mempengaruhi kebijakan dalam pengelolaan kependudukan dan keluarga berencana.  Di era otonomi daerah  kewenangan penanganan kependudukan dan keluarga berencana dilimpahkan sepenuhnya ke pemerintahan kabupaten/ kota. Kepala daerah memiliki hak penuh dalam pengaturan kependudukan dan keluarga berencana. Dengan demikian, kebijakan penanganan keluarga berencana bukan lagi menjadiprogram prioritas bagi kepala daerah, namun penanganannya dititipkan di dinas-dinas tertentu.

Akibat penanganan kependudukan dan keluarga berencana bukan menjadi skala prioritas program-program keluarga berencana BKKBN menjadi tidak optimal, sehingga laju pertumbuhan penduduk Indonesia mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Di satu sisi jumlah penduduk besar merupakan modal pembangunan, bila hal ini dikelola dengan baik, seperti Amerika Serikat dan Jepang. Namun, sebaliknya dengan jumlah penduduk yang besar jika tidak dikelola dengan baik hal ini akan menjadi bencana besar, karena persoalan sosial, politik, ekonomi dan budaya akan selalu muncul dan sulit dikendalikan.

Setelah melalui pembicaraan serius, akhirnya rapat yang diikuti oleh 75 peserta itu secara aklamasi memilih DRS. H.ABDUL HADI AR,MM sebagai ketua FAPSEDU Jatim. Secara Lengkap kepengurusan FAPSEDU Jatim sebagai berikut :

 

STRUKTUR ORGANISASI KEPENGURUSAN FAPSEDU

PROVINSI JAWA TIMUR

 

  1. PEMBINA :
  2. IBU HJ. DJUWARTINI, SKM,MM
  3. BAPAK DRS.H.SUDJAK,M.AG
  4. BAPAK DRS.H.ENDRO SISWANTORO,M.SI
  5. KH. DRS. ABDUSSHOMAD BUCHORI

 

  1. BADAN PELAKSANA
  2. KETUA : DRS. H.ABDUL HADI AR,MM
  3. WAKIL KETUA : DRS. H.IMAM TABRONI, MM

ANGGOTA   :

  1. ROMO A.LULUK WIDYAWAN
  2. DRS. I.KETUT SUDIARTA, S.AG,MPKN
  3. W.AJENG LUKITOWATI,S.ST,MM
  4. DRS . HUMPHREY APON, MPA

 

SEKRETARIS                      : DRS. H.KASNO SUDARYANTO,M.AG

WAKIL SEKRETARIS I   : KUSTIYAH WARDHANI,S.S

WAKIL SEKRETARIS II : DRS. RAMLI CHARLES, APT

BENDAHARA                      : DRA. SOFIA HANIK,MM

  1. BENDAHARA I         : WIWIN INDRAWAHYU VITA, S.SOS
  2. BENDAHARA II       : DR. H. FATCHUR ARIF

 

III.      DIVISI KEMITRAAN

KETUA                   : PROF.DR.PHILIP K.WIDJAJA,CC,CPC

ANGGOTA             : 1. AYU MAYLIAWATI, S.SOS,M.SI

  1.   DRA. MARIA ERNAWATI,MM
  2.   DIAN INDRESWARI, SE
  3.   DRS. KARNADI SIGIT, M.KES
  4.   PDT. DRS. SUMARDIONO
  5.   DRS. H. NADJIB HAMID, M.SI

 

  1. DIVISI PEMBERDAYAAN

KETUA                  :  KH. DRS.MASHUDI MUCHTAR, M.BA

ANGGOTA             : 1. STEVEN RONALD RIGO, SE, MM

  1. SUHARININGSIH, SE
  2. NYIGIT WUDI AMINI,S.SOS,M.SC
  3. DRA. NUNUK LESTARI R.,MM
  4. DR.SOFYAN R.
  5. IR. BUDILISTYO SUBOKO

 

(AT/humas).

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *