Peringatan HKG PKK ke-39 dan BBGRM VIII Provinsi Jawa Timur, Perkuat Sinergitas dan Partisipasi Masyarakat

Peringatan HKG PKK ke-39 dan BBGRM VIII Provinsi Jawa Timur, Perkuat Sinergitas dan Partisipasi Masyarakat

Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-39 dan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) VIII tingkat Provinsi Jawa Timur dihelat di GOR Untung Suropati Kota Pasuruan Selasa (26/4). Kegiatan BBGRM VIII yang dibuka secara resmi oleh Gubernur Jawa Timur, Dr. H. Sukarwo, dan dilanjutkan dengan pengguntingan rangkaian bunga yang menandai pembukaan pameran HKG PKK ke-39 oleh Ketua Tim Penggerak PKK Jawa Timur, Hj. Nina Sukarwo ini, turut dihadiri oleh anggota Muspida Provinsi Jawa Timur, para pejabat Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Bupati/Walikota se-Jawa Timur, Ketua DPRD Kota Pasuruan, anggota Muspida Kota Pasuruan, para pejabat Pemerintah Kota Pasuruan, serta tokoh ulama dan tokoh masyarakat.

BKKBN Provinsi Jawa Timur ikut ambil bagian dalam pelaksanaan pameran tersebut dengan menggelar pameran program bertemakan “Melalui Hari Kesatuan Gerak PKK ke 39 dan Pencangan BBGRM VIII Jawa Timur Kita Wujudkan Penduduk Tumbuh Seimbang 2015”. Dalam pameran kali ini, BKKBN Provinsi Jawa Timur bekerja sama dengan Badan PPKB Kota Pasuruan menampilkan Simulasi Program Kependudukan dan KB, Simulasi Kelompok Bina Keluarga Balita (BKB) dan simulasi Kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera (UPPKS).

Selain menggelar pameran program BKKBN Jawa Timur juga mengadakan pelayanan KB secara cuma-cuma yang mendapat respon positif dari masyarakat. Sebanyak 52 orang tercatat mengikuti program pelayanan KB gratis tersebut, masing-masing 7 orang memilih menggunakan metode kontrasepsi IUD, metode implan sebanyak 29 orang, serta MOP diikuti oleh 16 orang.

Pameran ini dimeriahkan pula oleh pameran dari berbagai instansi di Jawa Timur antara lain Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Timur, Dinas Perikanan dan Kelautan, Klinik Koperasi dan UMKM, BULOG,  Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BPPKB), Badan Ketahanan Pangan dan berbagai industri kecil binaan instansi maupun dinas di Jawa Timur.

Dalam peringatan HKG ke 39 dan BBGRM VIII kali ini, H. Soekarwo mengingatkan kembali pentingnya budaya gotong royong dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, mengingat nilai serta praktek kegotong-royongan yang merupakan nilai-nilai budaya Indonesia saat ini sudah mulai terkikis dengan nilai-nilai liberalis, serta perilaku masyarakat yang cenderung konsumtif. Hal ini sangat penting dikarenakan kondisi masyarakat di Indonesia saat ini masih terdapat banyak kesenjangan ekonomi maupun sosial. Sehingga sudah sepantasnya nilai dan budaya gotong royong ini terus digalakkan agar semua pihak secara aktif terlibat dalam bersama-sama mewujudkan kemajuan serta kesejahteraan masyarakat. Berkaitan dengan PKK, Dr.H. Soekarwo menekankan pemerintah daerah agar saling dukung dan bekerja sama dengan kegiatan PKK dalam pelaksanaan program pokok PKK. Beliau juga menyampaikan terimakasih atas kerjasama yang baik dari Tim Penggerak PKK yang bergerak sebagai motor penggerak gotong-royong dalam bersama-sama melaksanakan program pemerintah khususnya dalam mengentaskan kemiskinan dan penanggulangan gizi buruk.

Dalam kesempatan tersebut, Hj. Nina Sukarwo menyampaikan bahwa keberhasilan yang dicapai Provinsi Jawa Timur terkait penurunan angka kematian bayi, angka kematian ibu, penurunan angka gizi buruk, pengentasan kemiskinan, penurunan laju pertumbuhan penduduk serta keberhasilan lain yang terkait dengan 10 program pokok PKK tidak lepas dari peran serta gerakan PKK dengan para kadernya dalam pendampingan serta pemberdayaan masyarakat. Hj. Nina Sukarwo juga menghimbau agar seluruh tim penggerak PKK dengan semangat gotong royong diharapkan dapat senantiasa berperan aktif sebagai agen perubahan menuju masyarakat Jawa Timur yang berperilaku bersih dan sehat agar permasalahan kesehatan serta gizi buruk yang ada di Jawa Timur dapat segera diatasi.

Kepala BKKBN Jawa Timur, Djuwartini, SKM. MM menambahkan, diharapkan melalui kegiatan peringatan HKG dan BBGRM ini semangat serta nilai gotong royong dapat menjadi jiwa yang melandasi serta mempererat hubungan kerjasama yang selama ini telah terjalin bersama para mitra kerja BKKBN Jawa Timur sehingga dapat bersama-sama dalam mendukung dan mewujudkan penduduk seimbang tahun 2015.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *