Perwakilan BKKBN Jabar Study Banding Ke Jatim

Perwakilan BKKBN Jabar Study Banding Ke Jatim

Dalam rangka meningkatkan wawasan dan dalam upaya memantapkan model advokasi di daerah Jawa Barat, rombongan Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Barat yang dipimpin oleh Kepala Bidang ADPIN Perwakilan BKKBN Jabar Drs. Rudy Budiman mengadakan study banding ke Perwakilan BKKBN  Provinsi Jawa Timur.

Rombongan yang terdiri dari anggota JRKI, anggota IPKB, Bagian Advokasi dari 26 SKPD KB di Jawa Barat, serta beberapa staf ADPIN dan Dharma Wanita Perwakilan BKKBN Jabar, diterima oleh Plt. Perwakilan BKKBN Jatim Dra. Suhartuti, MM dan Kabid ADPIN Waluyo Ajeng L, S.St, MM serta  beberapa pejabat Eselon IV di Jajaran Bidang ADPIN, di ruang LIBI (10/01/2014). Sebelumnya, para tamu dari Jawa Barat meninjau ruang-ruang, termasuk Studio Mini, ruang MPC, RAM Center dan Perpustakaan Perwakilan BKKBN Prov.Jatim.

Drs. Rudy Budiman, mengakui ruang MPC  dan Studio Mini milik Perwakilan BKKBN Jatim selangkah lebih maju dari Perwakilan BKKBN Jabar, karena peralatan modern yang diterima Perwakilan BKKBN Jabar selama ini belum dimanfaatkan secara maksimal.

Sementara itu Dra. Suhartuti, MM  yang sudah lebih enam bulan mengemban tugas sebagai pucuk pimpinan di Perwakilan BKKBN Prov. Jatim itu menyatakan terima kasih mendapat kehormatan kunjungan dari Jawa Barat yang sebenarnya dalam beberapa hal lebih unggul dari Jatim. Misal, salah satu kabupaten di Jawa Barat seperti Sukabumi sudah menjadi BKKBD, sedangkan di Jawa Timur belum ada daerah yang memiliki BKKBD.

Dipaparkan oleh Dra. Suhartuti, MM, Jatim terdiri dari 38 Kabupaten/Kota  terbagi dalam 662 Kecamatan, dan 8.503 Desa/Kelurahan dengan penduduk 37,7 juta.

“Kami memiliki TFR yang naik turun, kalau di tahun 2007 sudah mampu mencapai 2,1 sekarang berdasarkan SDKI 2012 naik menjadi 2,3 dengan LPP 0,76” ujar  Ibu  Suhartuti. Ditambahkan, saat ini Jawa Timur sedang gencar mensosialisasikan masalah GENRE kepada para remaja, disekolah-sekolah dan pesantren.

Masalah penyebarluasan informasi Program Kependudukan dan KB di Jawa Timur, dibeberkan oleh Plt Kepala Perwakilan BKKBN Jatim, pihaknya  sudah melakukan berbagai inovasi antara lain Adokasi Program KKB melalu berbagai media televisi, bekerjasama dengan Jaringan Radio Komunitas Indonesia, Media Cetak, ,mural genteng 2 Anak Cukup, mural di kendaraan umum, becak, tembok rumah dan baliho serta spanduk.

“Kami malah mendapat penghargaan MURI pketika melakukan mural genteng, dengan pengecetan KB 2 anak cukup di 12.074  atap rumah” ungkap Dra. Suhartuti, MM.

Rombongan tamu Perwakilan BKKBN Jawa Barat selanjutnya akan meninjau beberapa model advokasi yang sudah diterapkan dan diaplikasikan di Jawa Timur diantaranya : melihat baliho yang letaknya berada di kab. Bangkalan setelah Jembatan Suramadu, mengunjungi salah satu radio komunitas yang merupakan anggota JRKI di Kab.Sidoarjo dan model advokasi yang berada di beberapa kab/kota di Jawa Timur. (Art/Humas Perwakilan BKKBN Jatim).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *