Puncak Acara Harga XIX di Banyuwangi : Santuni Anak Yatim Hingga Pameran Produk

Puncak Acara Harga XIX di Banyuwangi : Santuni Anak Yatim Hingga Pameran Produk

Ribuan Kader Keluarga Berencana se-Kabupaten Banyuwangi, Senin (16/7) berkumpul merayakan Peringatan Puncak Hari Keluarga XIX  Tahun 2012 Kabupaten Banyuwangi yang digelar di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Muncar, Kabupaten Banyuwangi. Acara yang dihelat di TPI ini berlangsung meriah, dihadiri Deputi Bidang Pengendalian Kependudukan, Dr. Wendy Hartanto MA;   Direktur Jalur Khusus BKKBN Pusat, Drs. Yamin, M.Si; Kepala BKKBN Provinsi Jawa Timur, Djuwartini, SKM, MM; KEpala Badan PPKB Jawa Timur, dr. Sukesi, M. Kes; Wakil Bupati Banyuwangi, Yusuf Widiatmoko, S. Sos; Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Banyuwangi, Hj. Ipuk Fiestiandani Azwar Anas, S.Psi, Dinas Instansi terkait, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta kader PPKB dan sub PPKBD se-Banyuwangi.

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, M.Si. dalam sambutannya yang disampaikan oleh Wakil Bupati Banyuwangi, Yusuf Widyatmoko, S. Sos menyampaikan, kependudukan saat ini menjadi isu aktual yang harus menjadi dasar untuk menetapkan perencanaan program pembangunan pemerintah dari level nasional hingga kabupaten kota.  “Hal ini membutuhkan perhatian secara serius dan komprehensif,” ujarnya.

Wakil Bupati Banyuwangi ini menggarisbawahi, dengan laju pertumbuhan penduduk (LPP) 0,76 sensus mencatat penduduk Jatim kurang lebih sebanyak 37, 4 juta jiwa. “Khususnya di Kabupaten Banyuwangi yang LPP-nya 0,45 dengan Total Fertility Rate 2,05 berarti tiap tahun lahir sekitar 23 ribu jiwa, dan seribu sembilan ratus jiwa tiap bulannya. Ini berarti dalam satu hari ada 63 bayi lahir di Banyuwangi,” tegasnya.

Yusuf melanjutkan, mengingat angka pertumbuhan penduduk yang terhitung besar tersebut, penangan program KB harus dilaksanakan dengan sungguh – sungguh . “Ini merupakan tugas kita bersama untuk meningkatkan kepedulian dan ikut ambil bagian dalam mendukung keberhasilan program KB. Melalui momentum Hari Keluarga XIX ini, marilah kita bersama mengendalikan pertumbuhan penduduk dalam mendukung program KB, sesuai dengan visi Kabupaten Banyuwangi Terwujudnya Masyarakat Banyuwangi yang Mandiri, Sejahtera, dan Berakhlak Mulia Melalui Peningkatan Perekonomian dan Kualitas Sumber Daya Manusia,” pungkasnya.

Mendukung pernyataan dari Bupati Banyuwangi tersebut, Deputi Bidang Pengendalian Penduduk BKKBN, Dr. Wendy Hartanto, MA  yang menyampaikan sambutan Kepala BKKBN, Dr. dr. Sugiri Syarif, MPA, menuturkan bahwa Hari Keluarga bukan saja menjadi momen bersama meneguhkan upaya meningkatkan komitmen melanjutkan dan mengembangkan pembangunan keluarga kecil bahagia sejahtera, tetapi harus dijadikan sebagai momentum strategis menguatkan budaya silaturahmi dan kebersamaan sebagai sebuah keluarga.

Wendy Hartanto menambahkan, keluarga yang bermutu dan kuat akan menjadi wahana pembangunan bangsa yang sangat efektif. Keluarga menjadi wahana bagi pembentukan karakter, kepribadian, etika, moral dan sopan santun juga menjadi institusi pendidikan yang handal dalam penanaman nilai sosial dan religi.

“Di dalam keluarga generasi muda penerus bangsa dibentuk. Begitu strategisnya peran keluarga itu, sehingga bila ingin bangsa kita maju dan sejahtera, tidak ada cara lain yang lebih handal kecuali dengan meningkatkan mutu kehidupan tiap keluarga di Indonesia,” imbuhnya.

 

Sedangkan Ketua TP PKK Kabupaten Banyuwangi Hj. Ipuk Fiestiandani Azwar Anas, S.Psi, yang akrab dipanggil Dani ini menjelaskan, Puncak HUT XIX Hari Keluarga Nasional yang berlangsung di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Kecamatan Muncar telah diisi dengan berbagai kegiatan. Antara lain dengan pelayanan KB secara serentak, yang terhitung mulai tanggal 1 hingga 10 Juli 2012, tercatat dari 1434 calon peserta IUD, tercapai 468 peserta atau 32, 64 persen IUD.  Sementara, dari calon peserta implant sebanyak 1771 peserta, tercapai 1360 peserta atau 76,79 persen. “Saat ini kami juga menggelar pelayanan KB pesisir sebanyak 100 akseptor IUD dan pelayanan MOP (Metode Operasi Pria) sejumlah 22 akseptor,” tuturnya.

 

Menurut Dani, di puncak Hari Keluarga tersebut juga berlangsung bhakti sosial, santunan kepada yatim piatu dan pembagian sembako kepada lansia. Selain itu digelar pameran produk lokal / UPPKS seperti kerajinan dan makanan ringan khas Banyuwangi.  Juga ada gebyar kader dengan melakukan temu kader kelompok KB, PKK dan PIK Remaja Se Kabupaten Banyuwangi.

Dalam Rangkaian kegiatan Hari Keluarga XIX di Banyuwangi juga dilaksanakan Seminar Kependudukan Dan Keluarga Berencana dengan narasumber Tim Koalisi Kpendudukan Jawa Timur dan akademisi Universitas Airlangga Surabaya yang diikuti 150 peserta. “Selain itu PKK Banyuwangi menggelar pameran selama 3 hari sejak tanggal 14 sampai 16 Juli 2012 dan ada juga pemutaran film bernuansa KB,” sambungnya.

“Kami juga melakukan pendayagunaan mobil penerangan dan sepeda motor KB dalam rangka komunikasi informasi edukasi program KB.” pungkas Dani dalam sambutan puncak acara Hari Keluarga XIX di Kabupaten Banyuwangi yang dihadiri 1500 peserta tersebut. (Humas)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *