Seminar : Remaja, Sex dan Aborsi

Seminar : Remaja, Sex dan Aborsi

Sabtu, 26/3/11 telah diselenggarakan kegiatan seminar dengan topik “Remaja, Sex dan Aborsi” bertempat di Perpustakaan Universitas Surabaya. Seminar ini adalah hasil kerja sama antara LPPM Universitas Ubaya dengan BKKBN Provinsi Jawa Timur. Dalam sambutan Kepala BKKBN Provinsi Jawa Timur, Djuwartini, SKM, MM mengatakan:  “Penerimaan  informasi  yang tidak lengkap dapat mengakibatkan resiko yang fatal bagi generasi muda  atau remaja. Banyaknya tekanan dari teman-teman sebayanya seringkali tidak mampu di hindari oleh remaja, sebagian remaja mengalami hambatan komunikasi dengan orang tuanya dan terbatasnya tempat curhat atau layanan informasi tentang kesehatan reproduksi.

Beliau khawatir dengan kondisi remaja di Jawa Timur, telah banyak hasil survey yang dilakukan oleh lembaga survey atau LSM yang menunjukkan data perkembangan remaja yang semakin mengkhawatirkan, khususnya yang berhubungan dengan Triad KRR, Seksualitas, Napza dan HIV/AIDS. Menurutnya hal tersebut besar dipengaruhi oleh kurangnya pengetahuan tentang agama dan kondisi lingkungan yang kurang mendukung telah membawa banyak remaja pada pergaulan seks bebas dan tentunya banyak yang berakhir dengan timbulnya kehamilan yang tidak diinginkan.

 

Hasil Survey :

Survey dari Komisi Nasional Perlindungan anak di 33 Provinsi di Indonesia pada Bulan Januari – Juni tahun 2008 terhadap  para remaja SMP dan SMA menunjukkan data yang semakin membuat kita harus lebih mencermati masalah-masalah yang berhubungan dengan remaja, 21.2 % remaja tersebut mengaku pernah melakukan aborsi, dan tentunya ini adalah aborsi illegal yang sangat membahayakan keselamatan anak-anak tersebut.

Survey yang dilakukan Lembaga Studi Cinta dan Kemanusiaan serta Pusat  Pelatihan Bisnis dan Humaniora Juli 1999 – Juli 2002 terhadap 1.660 responden dari 16 PTN/S di rumah kos Daerah Istimewa Yogyakarta menunjukkan bahwa  97,05% responden è  hilang keperawanannya waktu kuliah. Penderita AIDS di Jawa Timur juga terus meningkat, Th 2001  Jumlah penderita AIDS 219 orang Bulan Maret 2010 ( Depkes) meningkat menjadi 20.440 orang dan Bulan Juni 2010  telah menjadi  21.770 orang dan Jawa Timur nomor terbesar dari 10 Provinsi Setelah DKI Jakarta dan Jabar.

Comment (1)

  • erlin kharisma Reply

    data untuk sexs bebas di jawatimur nya sudah terhitung kah bapak?mohon maaf saya sedang menecari untuk bahan skripsi saya :'(

    4 Oktober 2017 at 11:53 AM

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *