Siapkan Generasi Emas 2045 Perlu Kinerja Sinergis Semua Pihak

Siapkan Generasi Emas 2045 Perlu Kinerja Sinergis Semua Pihak

Kamis, (18/08) Perwakilan BKKBN Jawa Timur bekerja sama dengan Koalisi Kependudukan Jawa Timur menggelar seminar bertajuk “Penduduk dalam Pembangunan Daerah Berkelanjutan Menuju Generasi Emas” di Ruang Kahuripan Kampus C Universitas Airlangga, Surabaya.

Seminar yang dibuka Deputi Bidang Pengendalian Penduduk BKKBN, Dr. Wendy Hartanto, MA tersebut dihelat dalam rangka memperkuat jejaring kerja Program Pengendalian Penduduk serta memperkuat komitmen bersama dalam upaya membangun generasi emas Indonesia tahun 2045.

Dalam seminar tersebut Wendy Hartanto menekankan, mewujudkan generasi emas 2045  perlu usaha dan kinerja sinergis semua pihak. Baik dari lembaga penyelenggara pendidikan formal, orang tua, lingkungan atau masyarakat pada umumnya.

“Kita juga perlu peranan mitra kerja khususnya Koalisi Kependudukan sebagai penghubung dengan para pengambil kebijakan agar bisa menangani situasi kependudukan di tiap daerah dengan optimal. Karena pemerintah daerah perlu kebijakan – kebijakan yang berpihak pada masyarakat, berpihak pada penduduk, dan untuk kepentingan penduduk,” jelasnya.

Indonesia saat ini sedang menyiapkan Generasi Emas menjelang 100 tahun kemerdekaannya. Generasi emas sendiri diartikan sebagai generasi yang memiliki keseimbangan antara kemampuan akademik, ketrampilan dan karakter. Generasi ini diperkirakan berada pada usia produktif pada tahun 2045 mendatang sehingga memiliki peran penting sebagai penerus bangsa.

Hal ini juga berkaitan dengan adanya bonus demografi, yaitu potensi ekonomi di suatu negara karena melimpahnya jumlah penduduk usia produktif sebagai dampak keberhasilan program pengendalian penduduk. Agar dapat memberikan manfaat bagi pembangunan, salah satu syarat pemanfaatan bonus demografi adalah adanya penduduk usia produktif yang berkualitas, dari sisi pendidikan, ketrampilan, kesehatan maupun moralitas.

“Untuk itu harus benar-benar dipersiapkan dengan baik, sehingga di usia 100 tahun nanti, Indonesia memiliki generasi muda yang mampu bersaing secara global,” tegas Wendy.

Seminar kali ini diikuti Ketua & Sekretaris Koalisi Kependudukan (KK) Kab/Kota, SKPD-KB Kab/Kota yang mempunyai KK, Pengurus dan Anggota KK Jawa Timur, UKM Koalisi Kependudukan dan Forum Mahasiswa Kependudukan dari perguruan tinggi negeri maupun swasta di Jawa Timur. Kegiatan ini menjadi rangkaian dari Rapat Kerja Daerah Koalisi Kependudukan Provinsi Jawa Timur yang pada hari ini, Jumat (19/08) dilaksanakan di Hotel Evora, Menur, Surabaya.

Selain Deputi Bidang Pengendalian Penduduk BKKBN yang memaparkan bagaimana mewujudkan generasi emas secara berkelanjutan melalui Program KKBPK (Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga), hadir narasumber dari Ubaya, Prof. Dr. Jatie Kusmiyati Kusna Poedjibudojo, yang mengupas mendalam upaya pembentukan karakter generasi emas melalui keluarga. Pada acara tersebut juga dipaparkan best practise kinerja Koalisi Kependudukan di daerah, oleh Ketua Koalisi Kependudukan Jombang dan Ketua Koalisi Kependudukan Situbondo masing – masing memaparkan Strategi Penyusunan Grand Design Pengendalian Kuantitas Penduduk dan Penyusunan Profil serta Parameter Kependudukan.

Sumber : Umum Humas

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *