Sukseskan Gerakan 10.000 Taman Posyandu : Bude Karwo Bekali Kader

Sukseskan Gerakan 10.000 Taman Posyandu : Bude Karwo Bekali Kader

Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Jatim Dra. Hj. Nina Soekarwo,M.Si memberikan pembekalan pada kader Posyandu guna menyukseskan gerakan 10.000 Taman Posyandu di Jatim pada Rapat Koordinasi Teknis PAUD terintegrasi (Taman Posyandu) TP PKK Kabupaten/Kota Se-jatim di Aula Kampus Stiesia Surabaya, Kamis (12/7).

Dalam kegiatan tersebut, Nina Suekarwo yang sering dipanggil dengan Bude Karwo mengatakan, saat ini telah terbentuk 3 ribu Taman Posyandu, tahun 2012 akan dibentuk 3.500 Taman Posyandu baru, sedangkan sisanya 3.500 Taman Posyandu akan diselesaikan pada tahun 2013. Untuk menyukseskan Program 10 ribu Taman Posyandu tentunya memerlukan tenaga-tenaga yang mumpuni dalam bidang pendidikan anak, tumbuh kembang anak, pengasuhan sekaligus kesehatan. Sehingga TP PKK Prov Jatim mulai April 2012 akan membekali para kader yang sekaligus menjadi guru PAUD dengan ilmu-ilmu yang diperlukan.

Menurutnya, rakor tersebut merupakan upaya gerakan PKK di seluruh Jatim untuk mengembangkan taman posyandu di desa dan kelurahannya. Dalam hal ini, Pemprov Jatim merespon positif terhadap gerakan ini dan mengkoordinasikan dukungannya melalui lintas sektor SKPD yakni Dinas Pendidikan, Dinkes, BKKBN, Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BPPKB), Badan Pemberdayaan Masyarakat (Bappemas).

“Momentum yang baik ini jangan dilewatkan begitu saja. Oleh karenanya mari kader PKK memanfaatkan se-optimal mungkin untuk mengembangkan taman posyandu demi membangun generasi emas yang diidam-idamkan oleh seluruh bangsa,” ajak Bude Karwo sapaan Ketua TP PKK Prov. Jatim itu.

Bude Karwo menjelaskan, rakor ini difokuskan bagi kader posyandu yang menjadi peserta rakor agar bisa menjalankan perannya dengan baik sebagai pembina program di lapangan, sekaligus mampu mengidentifikasikan permasalahan yang diprediksi akan muncul serta mencarikan solusinya.

“Rakor ini mempunyai tujuan untuk mencari penyelesaian terhadap masalah-masalah yang diprediksi timbul,” jelasnya.

Menurutnya, kebutuhan esensial tumbuh kembang anak meliputi gizi, kesehatan, rangsangan pendidikan, pengasuhan dan perawatan serta perlindungan. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut maka PAUD perlu diintegrasikan dengan layanan Posyandu, yang pada akhirnya dinamakan Taman Posyandu. Di dalamnya terdapat Posyandu ditambah layanan pendidikan anak usia dini dan bina keluarga balita guna memenuhi seluruh kebutuhan esensial tumbuh kembang anak.

Berdasarkan data TP PKK Prov. Jatim, di Jawa Timur terdapat 4.022.338 anak usia 0 – 6 tahun, 68,22 persen diantaranya (2.744.132 anak) belum mendapatkan layanan PAUD), sedangkan sisanya 1.278.206 anak telah mendapatkan layanan PAUD namun masih bersifat parsial, belum memenuhi seluruh kebutuhan esensial tumbuh kembang anak.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pendidikan Jatim Dr. Harun, M.Si,MM menyerahkan paket PAUD senilai Rp 4,2 Milyar kepada Bude Karwo secara simbolis. Kemudian penyerahan penghargaan tanda terima kasih yayasan Kualita Insan Cendekia kepada Bude Karwo yang bersedia menjadi pembicara di depan 3.000 guru PAUD. Rakor tersebut juga dihadiri seluruh pengurus kader TP.PKK kabupaten dan kota se-Jatim. (AT/Humas Perwakilan BKKBN Jatim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *