WAGUB : KB Bisa Lahirkan Generasi Berakhlak

WAGUB : KB Bisa Lahirkan Generasi Berakhlak

Keluarga Berencana (KB) saat ini salah satu sasarannya mengendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk (LPP) yang berdampak bisa melahirkan generasi muda lebih kuat, berakal dan berakhlak mulia.

Wakil Gubernur Jawa Timur, Drs. H. Saifullah Yusuf saat menghadiri Bakti Sosial (Baksos) TNI KB KES dengan Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) di Pendopo Kabupateen Bangkalan, Kamis (12/5) mengatakan, dengan ber-KB bisa menghindari  ledakan jumlah penduduk yang tidak seimbang yang berakibat mengancam para generasi masa mendatang. Agar hal tersebut tidak terjadi, maka masyarakat dianjurkan ikut program KB yang sudah dicanangkan pemerintah.

Selain itu, ledakan jumlah penduduk yang tidak diimbangi dengan kebutuhan pangan akan bisa mengakibatkan krisis pangan yang luar biasa. Maka, dengan dilakukannya kerjasama antara TNI dan BKKBN diharap bisa membantu pemerintah untuk kesuksesan program keluarga berencana. Kerjasama antar TNI dan BKKBN sudah berlangsung sejak 1999, bahkan sudah tercatat di rekor MURI, hal ini sungguh luar biasa, maka harus ditingkatkan lagi. Kemudian, kerjasama ini harus terus dikembangkan ke berbagai daerah khususnya di wilayah kabupaten di Pulau Madura.

KB di daerah Madura saat ini sudah berkembang luar biasa. Hal ini berkat kesuksesan pemerintah khususnya BKKBN memberikan sosialisasi KB kepada para ulama dan tokoh masyarakat di Madura. Dengan sosialisasi yang mudah dipahami, maka masyarakat Madura sudah banyak yang ikut program KB.

Kepala BKKBN Jawa Timur, Djuwartini, SKM, MM mengatakan, berdasarkan hasil Susenas Penduduk Jawa Timur pada 2010 total kelahiran atau TFR 1,64 dan laju pertumbuhan penduduk 0,49 persen. Kemudian seseorang yang mau ikut KB tapi belum terlayani (unmetneed) 12,61 persen, sedangkan empat kabupaten di Madura yakni Bangkalan, TFR 1,82; laju pertumbuhan penduduk 1,21 persen dan unmetneed 18,44 persen.

Pamekasan TFR 2,02; laju pertumbuhan penduduk rata-rata 1,46 persen; dan unmetneed 13,96 persen. Sampang TFR 1,87 persen; laju pertumbuhan penduduk 1,6 persen; dan unmetneed 15,72 persen. Dan Sumenep TFR 1,81 persen; laju pertumbuhan penduduk 0,56 persen serta unmetneed 19,25 persen.

Tujuan acara ini adalah revitalisasi program Kb serta meningkatkan kualitas pelayanan program KB dan kesehatan melalui pemberdayaan masyarakat dan kerjasam lintas sektor dalam Bakti Sosial TNI KB Kes.

Sumber : Radar Bangsa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *